SOLUSI MEREDAM EMOSI SAAT BERPUASA

0
66

Kemarahan dan perasaan terkadang menjadi hambatan bagi mereka yang berpuasa selama bulan Ramadhan.

Entah dengan kata-kata orang lain, perilaku pengemudi yang menyebalkan atau tindakan teman yang mengejutkan.
Jika seorang teman yang tidak puasa makan di sekitarnya, kondisi kesehatannya bahkan bisa mengejutkannya.

Mengapa itu terjadi? Kita, yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan, bukankah kita harus menghormati mereka yang tidak?

Ayu Pradani, psikolog klinis Sugiyanto Putri, percaya bahwa penghinaan atau kemarahan ini disebabkan oleh perasaan yang tidak dihargai.

“Anda akan berpikir,” Mengapa kamu tidak suka puasa saya? Katanya selama kontak baru-baru ini dengan Health

untuk memperingatkan
Ayu Putri menjelaskan sejumlah hal yang perlu kita lakukan untuk membangkitkan emosi, kemarahan, dan emosi terhina selama bulan Ramadhan.

1. Ketahui tanda-tanda kemarahan
“Pertama, periksa apa yang terjadi pada tubuh, apakah itu tegang atau terkepal, dan dalam hal ini, buat peringatan,” katanya.

2. Pergi ke tempat yang lebih sejuk
“saat kamu mulai marah, pergi ke tempat di mana kamu bisa tenang, ketika kamu berhenti bernapas, tenang dan tanyakan pada dirimu apa yang membuatmu marah,” saran Ayu.
Cara lain

3. Cari perspektif yang berbeda
Ayu menjelaskan bahwa jika seseorang sudah mengetahui penyebab kemarahan atau penghinaan, carilah perspektif yang berbeda.

“Mungkin karena dia sakit atau ada keadaan lain yang memaksanya untuk makan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa penting bahwa orang yang berpuasa atau tidak menghormati satu sama lain dan berempati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here