MANFAAT BUAH BAGI KESEHATAN

0
58

Buah tidak hanya camilan lapar, mereka juga membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Jika Anda penderita diabetes, Anda harus tahu bahwa sebagian besar buah-buahan memiliki kandungan gula tinggi yang, meskipun alami, dapat meningkatkan gula darah. Kemudian pilih buah untuk cemilan, jangan riang. Berikut adalah beberapa rekomendasi buah yang aman untuk penderita diabetes.

Penderita diabetes bisa dan harus makan buah
Makan buah
Mungkin Anda pernah mendengar bisikan tetangga yang mengatakan penderita diabetes tidak boleh makan buah. Alasannya adalah kebanyakan buah memiliki rasa manis atau mengandung banyak gula, sehingga gula darah tidak aman. Padahal, buah adalah makanan terbaik untuk diabetes.

American Diabetes Association (ADA) menyatakan bahwa penderita diabetes (nama-nama diabetisi) dapat memakan buah apa saja asalkan mereka mengukur porsi dengan hati-hati dan memastikan bahwa mereka tidak alergi terhadap buah. Sebuah studi yang diterbitkan dalam PLoS Medicine pada tahun 2017 menunjukkan hasil yang serupa.

Studi ini meneliti setengah juta penderita diabetes orang dewasa Tiongkok di Tiongkok (RRC) selama 7 tahun yang diminta makan buah. Singkatnya, proporsi dan frekuensi konsumsi harian lebih banyak buah secara signifikan mengurangi risiko komplikasi vaskular dan kematian akibat diabetes.

Penelitian lain di Denmark pada 2013 menemukan bahwa mereka terbiasa makan setidaknya dua buah sehari dalam 12 minggu untuk menurunkan kadar HbA1c dalam darah, menurunkan berat badan dan mengurangi lingkar pinggang. Dari ini, para peneliti menyimpulkan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 seharusnya tidak membatasi asupan buah harian mereka.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis lainnya pada tahap selanjutnya. Termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, obesitas dan beberapa jenis kanker.

Kiat aman untuk penderita diabetes sebelum makan buah

Meski mengandung gula, buah ini kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Telah terbukti bahwa kandungan serat buah secara efektif memperlambat penyerapan nutrisi ke dalam tubuh sehingga gula darah tidak naik tiba-tiba.

Selain itu, buah-buahan adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan sendiri berperan penting dalam mencegah kerusakan sel akibat stres oksidatif, yang sering dikaitkan dengan berbagai komplikasi diabetes.

Ada banyak buah untuk diabetes yang aman untuk dikonsumsi. Namun, ingatlah tips berikut untuk mendapatkan hasil maksimal dari buah yang Anda makan.

1. Pastikan indeks glikemik rendah
American Diabetes Association menyarankan para penderita diabetes untuk memilih buah-buahan dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik (GI) adalah ukuran seberapa cepat makanan yang Anda makan meningkatkan gula darah Anda.

Secara umum, buah-buahan dengan GI tinggi cenderung menyebabkan peningkatan kadar gula darah lebih cepat daripada buah-buahan dengan indeks glikemik rendah.

Penting juga untuk dicatat bahwa IG makanan mungkin berbeda jika dikonsumsi sendiri atau dalam kombinasi dengan makanan lain. Misalnya, jika Anda makan buah GI tinggi seperti melon dan mencampurnya dengan makanan rendah glikemik seperti keju rendah lemak, efek ini membantu menyeimbangkan gula darah Anda.

2. Hindari buah-buahan kering
Sebagian besar buah-buahan kering dicampur dengan gula untuk membuatnya lebih manis. Selain itu, buah-buahan kering umumnya kurang kaya serat dan kaya karbohidrat.

Misalnya, satu ons kismis kering diketahui mengandung 100 kalori, 23 gram karbohidrat, dan 18 gram gula. Konten tersebut setara dengan hampir 5 sendok teh gula!

Niat awal untuk menstabilkan gula darah, konsumsi buah-buahan kering sebenarnya dapat meningkatkan gula darah secara dramatis. Karena itu, sebaiknya batasi konsumsi buah kering atau hindari sama sekali. Buah terbaik untuk mereka yang menderita adalah buah segar.

3. Hindari jus buah
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, tetapi pada kenyataannya, jus buah dapat dengan cepat meningkatkan gula darah. Bagaimana Anda mendapatkan

Efek mengurangi hasil fruktosa dari kandungan serat. Namun, pengolahan buah juga dapat dilakukan dengan blender.

4. alpukat
efektivitas minyak alpukat untuk rambut
Kebanyakan orang berpikir bahwa penderita diabetes harus menghindari alpukat karena kandungan lemaknya yang tinggi. Bahkan, alpukat termasuk buah-buahan yang aman untuk penderita diabetes

Lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak, yang membantu menjaga kadar gula darah pada tingkat normal. Alpukat dengan demikian dapat meningkatkan kinerja hormon insulin dengan menciptakan perasaan kenyang setelah dikonsumsi.

Selain itu, buah yang sah ini membantu mengurangi risiko sindrom metabolik, pemicu utama diabetes. Metode presentasi juga bervariasi. Anda bisa memakannya langsung, membuat salad, selai atau jus tanpa gula tambahan.

5. mangga
Jus mangga
Mangga adalah salah satu buah yang tumbuh subur di Indonesia. Buah berdaging kuning kaya akan vitamin A dan vitamin C, yang baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh penderita diabetes.

Selain itu, mangga mengandung mangiferin, yang dapat membantu mengurangi kadar gula dalam tubuh. Mangga kaya akan serat, yang memungkinkannya mempertahankan fungsi pencernaan agar berfungsi lebih efisien.

Tidak heran buah ini populer. Anda bisa makan mangga dengan berbagai cara, baik secara langsung atau salad dengan buah-buahan lainnya.

6. stroberi
manfaat strawberry
Stroberi adalah buah diabetes terbaik. Menurut sebuah studi baru oleh Salk Institute for Biological Studies, konsumsi stroberi secara teratur dapat mengurangi risiko komplikasi dari penyakit metabolik, serta masalah penglihatan dan masalah ginjal dan saraf. ,

Keuntungan ini diperoleh dari fisetin dalam stroberi. Fisetin adalah senyawa pewarna yang bertindak sebagai antioksidan. Selain stroberi, fisetine juga ada dalam buah-buahan lain seperti tomat dan apel.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE, mengungkapkan bahwa fisetin yang terkandung dalam stroberi tidak mengurangi gula darah. Namun, Fisetin dikenal untuk membantu mengurangi risiko hipertrofi, atau pembesaran ginjal. Fisetin dalam stroberi juga diketahui mengurangi risiko komplikasi retinopati diabetik dan gangguan saraf diabetes.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, para peneliti percaya bahwa stroberi adalah buah diabetes yang aman untuk dikonsumsi.

7. buah pir
manfaat buah pir
Buah pir dan renyah ini juga termasuk dalam daftar buah terbaik untuk diabetes. Faktanya, pir memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu 38.

Selain memiliki indeks glikemik rendah, pir mengandung berbagai nutrisi penting, bermanfaat bagi tubuh. Kandungan flavonoid dari manfaat pir dianggap sebagai kunci.

Ini lebih dari 9.600 orang dewasa berusia 25 hingga 74 tahun selama sekitar 20 tahun. Risiko terkena diabetes berkurang secara signifikan.

Selain itu, buah pir mengandung serat yang cukup. Pir bahkan dapat menyediakan lebih dari 20% asupan serat harian yang direkomendasikan. Serat ini bermanfaat untuk meningkatkan sistem pencernaan dan membuat Anda sepenuhnya lebih lama. Akibatnya, keinginan untuk makan berlebihan bisa dikontrol dengan baik.

8. ceri
manfaat buah ceri
Ceri kaya akan kalium dan antioksidan, yang baik untuk sistem kekebalan tubuh Anda. Ceri memiliki dua jenis, yaitu ceri manis dan ceri asam.

Sebuah ulasan yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa ceri asam dan manis mengandung banyak polifenol dan vitamin C. Stres oksidatif, yang dapat menyebabkan komplikasi diabetes.

Penelitian yang diterbitkan dalam Nutrients Journal telah menunjukkan bahwa anthocyanin dalam ceri dan buah-buahan lainnya dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes. Namun, pastikan untuk memakan buah ini secara alami. Bentuknya yang kecil terkadang membuat orang gila memakannya.

Menurut British Diabetic Association, 14 ceri setara dengan memakan 2 kiwi, 7 stroberi atau 3 aprikot. Alih-alih memberikan manfaat, banyak ceri justru dapat menyebabkan peningkatan gula darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here