Apa Bedanya Rematik, Demam Rematik, dan Penyakit Jantung Rematik?

0
28

Istilah rematik tidak hanya mengacu pada peradangan yang menyerang sendi. Ada juga masalah kesehatan yang istilahnya sangat mirip, yaitu demam rematik dan penyakit jantung rematik.

Meski serupa, ketiganya memiliki gejala dan penyebab yang sangat berbeda. Itu sebabnya perawatannya berbeda. Ketahui perbedaan antara ketiganya.

Tidak seperti rematik, demam rematik dan penyakit jantung rematik
Tabu reumatoid

Berikut ini perbedaan antara ketiga penyakit tersebut:

1. Rematik (Rheumatoid Arthritis)
Rematik adalah penyakit radang yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian. Jari tangan dan kaki adalah area yang paling rentan terkena penyakit ini.

Pada beberapa orang, rematik juga dapat memengaruhi mata, kulit, dan paru-paru.

Rematik adalah penyakit autoimun. Dalam tubuh penderita rematik, sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi yang sehat. Akibatnya, jaringan sendi meradang.

Rematik jangka panjang bahkan dapat menyebabkan kerusakan sendi.

Gejala rematik hadir di area tubuh tertentu yang sedang diserang. Ini adalah ciri khas demam rematik dan penyakit jantung rematik.

Beberapa gejala rematik adalah:

Sendi terasa sakit, panas dan kaku. Gejalanya biasanya memburuk di pagi hari atau setelah lama tidak bisa bergerak.
Sendi tampak merah atau bengkak.
Tubuhnya lamban dan tidak nafsu makan.
2. Demam rematik akut
hot flashes
Demam rematik adalah penyakit menular yang menyerang sendi, kulit, jantung, dan otak. Penyakit ini dapat terjadi pada semua kelompok umur, tetapi anak-anak berusia 5 hingga 15 tahun memiliki risiko terbesar.

Demam rematik awalnya disebabkan oleh sakit tenggorokan. Setelah mendeteksi infeksi, sistem kekebalan segera mengirimkan pertahanannya untuk membasmi bakteri.

Namun, alih-alih mengatasi infeksi, sistem kekebalan yang berlebihan ini justru menyebabkan demam dan reaksi peradangan dalam tubuh.

Tanpa perawatan segera, peradangan ini dapat menyebabkan demam rematik setelah 1 hingga 5 minggu. Demam berlanjut dan disertai dengan gejala-gejala berikut:

Nyeri sendi, terutama di lutut, tumit, pergelangan tangan, dan siku.
Nyeri dada, peningkatan denyut jantung, dan kesulitan bernapas. Beberapa orang juga menderita mengi jantung.
Tubuh malas.
Tubuh mengalami krisis.
3. Penyakit jantung rematik
penyakit jantung rematik
Penyakit jantung rematik adalah komplikasi dari demam rematik. Penyakit ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang berlebihan karena dipicu oleh bakteri yang sama.

Ini disebut penyakit jantung rematik karena menyerang jaringan ikat tubuh, terutama jantung, sendi, kulit, dan otak.

Demam rematik yang berulang kali menyebabkan peradangan jantung. Ini mempengaruhi fungsi katup jantung.

Jika katup jantung tidak berfungsi, aliran darah tersumbat dan dapat mengganggu fungsi normal jantung.

Penyakit jantung rematik sangat berbahaya jika tidak ditangani. Komplikasi penyakit ini antara lain detak jantung tidak teratur, stroke akibat emboli jantung, infeksi jantung, gagal jantung, yang berujung pada kematian.

Gejala utama penyakit ini adalah murmur jantung, nyeri dada, masalah pernapasan setelah aktivitas fisik sambil berbaring dan kemalasan tubuh.

Namun, mereka yang terkena biasanya tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun.

Meskipun memiliki istilah yang serupa, rematik, demam rematik dan penyakit jantung rematik adalah tiga hal yang sangat berbeda.

Persamaan antara ketiganya adalah respons inflamasi terhadap sistem kekebalan tubuh.

Jika Anda mengetahui perbedaan antara ketiganya, Anda dan dokter Anda tentu dapat menawarkan perawatan yang tepat dan efektif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here