APA ITU HIPERTENSI?

3
262

MENGENAL PENYAKIT DARAH TINGGI (HIPERTENSI)

Sering anda mendengar darah tinggi (hipertensi), dari teman atau keluarga, bahkan diantara yang disebutkan tadi ada yang menderita penyakit darah tinggi. Apa darah tinggi (hipertensi)? Tekanan darah adalah kekuatan kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah setiap waktu yang disebabkan oleh aktivitas yang sedang dilakukan. Kekuatan tekanan darah sesuai aktivitas yang dilakukan setiap manusia berbeda, saat manusia tersebut duduk santai ataupun tidur akan mengalami kekuatan tekanan yang pelan atau lambat tetapi saat manusia tersebut bergerak dan beraktivitas fisik seperti berolahraga lari akan mengalami kekuatan tekanan yang cepat.

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik saat jantung dalam kondisi rileks mengisi ulang biliknya dengan darah .

Memahami tekanan darah normal

Mengetahui tekanan darah darah normal sedikit rumit, dengan istilah yang jarang anda dengar seperti, sistolik, diastolik dan milimeter merkuri (mmHG). Sangat penting untuk mengetahui tekanan darah normal dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tekanan darah normal 120/80mmHG pada saat angka sistolik dan diastolik menunjukkan angka tersebut maka tekanan darah normal. Tekanan darah tinggi 140/90 mmGH saat angka sistolik dan diastolik menunjukkan angka tersebut maka tekanan darah tinggi.

Mengetahui secara detail tentang darah tinggi (hipertensi)

Setiap orang dapat mengalami tekanan darah tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa penderita darah tinggi semakin meningkat setiap tahunnya secara global. Peningkatan penderita hipertensi orang dewasa diperkirakan meningkat hingga 29 persen di tahun 2023. Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menyebabkan gejala jangka panjang, tetapi penyakit ini mungkin mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa layaknya penyakit jantung. Jika hipertensi tidak terdeteksi dan terobati secara tepat akan nengakibatkan komplikasi serius seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit bahaya lainnya. Stroke (51%) dan penyakit jantung koroner (45%) merupakan penyebab kematian akibat hipertensi tertinggi di Indonesia.

3 KOMENTAR

  1. Saya Fitri 6a
    Artikel nya banyak mengandung banyak informasi Pak Khusnul. Setelah membaca artikel ini saya jadi lebih tau apa sih itu hipertensi?.
    Jadi artikel-artikel Pak Khusnul ini sangat bermanfaat untuk saya untuk menambah wawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here