APAKAH BAU BADAN BISA MENULAR ?

0
38

Bau badan bisa membuat Anda merasa rendah diri. Bayangkan, di tempat ramai, bau tak sedap ini akan tercium di mana-mana. Jika ini masalahnya, Anda bisa bau. Tapi apakah itu bau badan yang menular? Alih-alih penasaran, kami menemukan jawabannya di bawah ini.

Bisakah kita memindahkan bau badan?
Jawabannya tentu saja tidak. Bau badan bukanlah penyakit atau suatu kondisi yang dapat menular.

Bau badan, yang dikenal sebagai osmidrosis atau bromhidrosis, biasanya dimulai ketika anak mencapai pubertas.

Ini terjadi karena kelenjar apokrin di ketiak, selangkangan dan dada sudah mulai berfungsi aktif.

Faktanya, keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin tidak berwarna dan tidak berbau. Namun, ketika kondisi tubuh menjadi lebih manis dan kotor, bakteri yang menempel dapat menurunkan minyak dalam keringat.

Akibatnya, bakteri ini kemudian menyebabkan bau menyengat yang menjengkelkan.

Setiap orang menghasilkan keringat dan bakteri yang menempel di kulit. Karena itu, bau badan dihasilkan oleh tubuh itu sendiri.

Ini berarti tidak ada bau badan yang dapat ditularkan atau diterima oleh orang lain.

Tidak bisa menular, itu sebabnya Anda mencium bau badan
Bau badan berubah
Sekalipun bau badan tidak bisa menular, kondisi ini bisa menghantam Anda kapan saja. Apalagi jika Anda tidak menjaga kebersihan tubuh dan tidak melakukan apa pun yang cenderung berkeringat.

Semakin tinggi aktivitasnya, semakin banyak keringat yang dikeluarkan. Penyakit ini pasti menyebabkan bau badan karena bakteri memecah keringat lebih banyak dan lebih agresif.

Terutama jika Anda mandi yang tidak bersih, bakteri yang menempel menumpuk lebih banyak, yang membuat keringat Anda lebih tidak nyaman.

Menurut halaman Medline Plus, keringat berlebih tidak hanya disebabkan oleh aktivitas fisik. Beberapa faktor lain dapat meningkatkan produksi keringat, seperti:

Cuaca panas dan makanan pedas.
Keadaan emosional seperti rasa takut, marah, cemas, khawatir dan cemas.
Gejala menopause pada wanita.
Penggunaan obat-obatan tertentu, kafein dan alkohol.
Masalah kesehatan seperti demam, penyakit jantung, stres atau hipoglikemia.
Selain kelenjar apokrin, kelenjar eksrin yang ada di dalam tubuh juga menghasilkan keringat. Meskipun biasanya tidak dipecah oleh bakteri, beberapa makanan dapat mengubah bau keringat itu.

Misalnya, makan daging merah, bawang, dan makanan belerang seperti kol dan brokoli.

Atasi bau badan dengan itu
Tips memilih sabun mandi
Setelah Anda memahami bahwa bau badan tidak dapat ditularkan, Anda perlu tahu bahwa Anda perlu mengurangi bau yang dikeluarkan oleh tubuh.

Bau badan dapat dengan mudah dihilangkan dengan cara-cara berikut:

Gunakan sabun antibakteri untuk membunuh bakteri yang menempel pada kulit.
Mandi lebih bersih, terutama saat membersihkan lengan, payudara, dan selangkangan.
Hindari pakaian dalam atau pakaian basah karena dapat menyebabkan bau apek.
Cuci pakaian dan celana Anda dan bawalah baju cadangan saat melakukan kegiatan berkeringat.
Gunakan deodoran atau antiperspiran untuk menghindari bau di ketiak
Jika ini tidak cukup efektif, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Dokter Anda dapat merekomendasikan suntikan toksin (Botox) A untuk memblokir impuls saraf ke kelenjar keringat, atau sedot lemak untuk mengurangi beberapa kelenjar keringat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here