APAKAH DIPERBOLEHKAN MEMASAK DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN BERULANG KALI?

0
224

Di antara berbagai jenis minyak nabati, minyak zaitun dianggap sebagai salah satu pilihan terbaik untuk memasak. Seperti kebanyakan minyak nabati pada umumnya, minyak zaitun memungkinkan lebih banyak waktu untuk digunakan saat berikutnya Anda memasak. Apakah aman atau tidak, jika sisa minyak zaitun digunakan kembali untuk memasak?

Bisakah Anda menggunakan kembali minyak zaitun untuk memasak?
cara menggunakan minyak zaitun
Sebagian besar minyak goreng yang digunakan untuk memasak umumnya kehilangan kesegaran dan rasa alami. Atau bisa dibilang kualitas minyak mulai memburuk karena sudah berulang kali digunakan untuk memasak.

Nah, bagaimana dengan minyak zaitun? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan bahwa minyak zaitun memiliki kualitas paling stabil dibandingkan dengan beberapa minyak nabati lainnya.

Bahkan, telah terbukti bahwa minyak zaitun tahan terhadap kerusakan oksidasi. karena itu kualitasnya bisa lebih lama dari jenis minyak lainnya. Ini berbeda dari minyak goreng biasa, yang sering digunakan berulang kali untuk memasak dan cenderung teroksidasi ketika dipanaskan pada suhu tinggi.

Minyak goreng yang tersisa dapat menyebabkan senyawa radikal yang berbahaya. Tidak hanya itu. Penggunaan minyak zaitun untuk memasak juga dianggap bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Alasannya adalah bahwa minyak zaitun berasal dari kandungan asam lemak trans yang rendah tetapi kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal. Berita baiknya adalah bahwa minyak zaitun memiliki titik asap tinggi 242 derajat Celcius.

Semakin banyak minyak yang digunakan untuk memasak, semakin rendah nilai titik asap. Akibatnya, risiko senyawa berbahaya bahkan lebih besar.

Karena skor asap minyak zaitun yang digunakan untuk memasak relatif tinggi, maka asap tersebut dapat digunakan dengan aman beberapa kali. Selain itu, jika proses memasak dengan minyak zaitun tidak terlalu panas sebelumnya.

Secara otomatis, penurunan nilai titik-titik tertentu umumnya lebih lambat daripada penggunaan suhu yang sangat panas. Karena alasan ini, penggunaan minyak zaitun untuk memasak sering menjadi pilihan, karena dianggap paling berisiko, bahkan jika telah digunakan berulang kali.

Bagaimana Anda bisa menggunakan kembali minyak zaitun dengan benar?
Cara menggunakan minyak zaitun minyak zaitun
Setelah dimasak, sisa minyak zaitun harus disimpan di tempat yang sejuk dan gelap. Penting untuk diingat bahwa penggunaan minyak zaitun pada suhu di bawah 200 derajat Celcius masih dapat disimpan dan digunakan kembali untuk memasak berikutnya.

Untuk mengoptimalkan penggunaan residu minyak zaitun, perhatikan hal-hal berikut:

Pastikan bahwa makanan yang digoreng menggunakan minyak zaitun kering dan jangan menuangkan air apa pun, jika tidak minyak akan pecah.
Saat memasak dengan minyak zaitun, hindari menutup dengan panci untuk mencegah kondensasi pada tutup panci dari menetes ke dalam minyak.
Jika Anda ingin menggunakannya lagi, Anda harus menyaring minyak zaitun setelah setiap kali digunakan terlebih dahulu.
Simpan minyak zaitun yang disaring dalam botol kaca berwarna (buram) agar tidak mudah tembus. Jangan gunakan wadah tembaga, besi atau plastik.
Tempatkan dan simpan minyak di tempat yang sejuk dan gelap.
Minyak zaitun yang digunakan sebelum memasak hanya digunakan untuk memasak atau menggoreng makanan. Hindari menggunakan sisa minyak ini sebagai bumbu atau saus untuk makanan mentah seperti. B. menggunakan salad.
Jangan mencampur sisa atau minyak zaitun bekas atau minyak zaitun baru dengan wadah yang sama.
Sudah waktunya untuk mengganti dan membuang minyak zaitun ketika terlihat lebih gelap daripada minyak baru.
Panduan sederhana untuk menggunakan minyak zaitun saat memasak membantu Anda menghargai rasa minyak ini dalam kondisi yang baik. Semoga berhasil!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here