Ingin Menjadi Seorang Vegan? Pastikan Anda Tidak Mengalami Kondisi Ini

0
272

Pola makan vegan, yang hanya mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan, sering disebut sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Namun ternyata, tidak semua orang bisa menjadi vegan. Ada sejumlah masalah kesehatan yang membuat Anda tidak menjalani gaya hidup ini.

Apa perbedaan antara vegan dan vegetarian?
Makanan ringan untuk vegetarian
Gaya hidup vegan berbeda dari vegetarianisme. Seorang vegetarian terkadang makan ikan, susu, atau telur.

Vegan tidak makan telur, susu, ikan, madu dan bahkan tidak menggunakan produk kulit binatang dan bulu.

Pola makan vegetarian atau vegan bisa sehat, tetapi ada risiko kekurangan nutrisi.

Mereka harus mencari solusi lain untuk memenuhi kebutuhan protein, zat besi, kalsium dan vitamin B12 yang umum pada hewan.

Di sisi vegan, protein dibuat dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Jika Anda menjadi vegan, Anda juga bisa mendapatkan kalsium dengan mengonsumsi brokoli, tahu, dan jus kedelai.

Besi kaya akan bayam, produk kedelai dan kacang polong. Sementara vitamin B12 berasal dari makanan yang diperkaya atau suplemen makanan.

Anda seharusnya tidak menjadi vegan jika …
Ada banyak alasan bagi seseorang untuk menjadi vegan. Gaya hidup ini bertujuan untuk melindungi hewan, menghormati lingkungan dan mengurangi risiko penyakit jantung, kanker usus besar, diabetes, penyakit ginjal, hipertensi dan obesitas.

Namun, ada sejumlah kondisi yang mencegah Anda menjalani gaya hidup vegan. Berikut ini beberapa.

1. Kekurangan vitamin B12
Pada orang dengan kekurangan vitamin B12, pola makan vegan lebih sulit karena hampir semua sumber vitamin B12 berasal dari hewan.

Anda harus mengonsumsi suplemen atau makanan yang diperkaya dengan vitamin B12 untuk mencegah memburuknya penyakit.

2. kekurangan seng
Vegetarian dan vegan berisiko lebih tinggi mengalami defisiensi seng, karena kandungan fitat sayuran dapat mempengaruhi penyerapan mineral.

Kekurangan seng bisa menjadi lebih buruk jika Anda berhenti mengonsumsi makanan hewani.

3. Alergi Kedelai
alergi kacang
Kedelai digunakan dalam berbagai makanan vegetarian dan vegan. Menjadi vegan menjadi sulit jika Anda memiliki alergi protein dalam kedelai.

Akibatnya, rentang makanan yang bisa Anda konsumsi sangat terbatas.

4. Alergi kacang
Kacang digunakan sebagai bahan baku untuk camilan vegetarian dan vegan, seperti kacang kedelai. Alergi kacang yang serius dapat menyebabkan reaksi berbahaya bagi tubuh.

5. Dengan sindrom iritasi usus besar (IBS)
Makanan vegan terdiri dari sayuran, buah-buahan dan bahan nabati berserat tinggi lainnya. Asupan serat yang tinggi dapat memicu gejala pada orang dengan IBS.

Sebuah studi di tahun 2017 juga menunjukkan bahwa diet vegetarian dikaitkan dengan gejala penyakit ini.

Berbagai kondisi di atas tidak sepenuhnya mencegah Anda menjadi vegan. Namun, Anda harus memperhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi, agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Jika Anda ingin menjalani gaya hidup vegan di bawah kondisi ini, langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter.

Pastikan Anda mengetahui potensi risiko kesehatan sehingga gaya hidup vegan yang sehat tidak akan menyakiti Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here