MENGETAHUI PENYAKIT FLU DAN OBAT ALAMI UNTUK MENYEMBUHKANNYA

0
90

Demam, nyeri sendi, dan sakit kepala adalah beberapa gejala pertama flu. Perawatan terbaik adalah penggunaan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, acetaminophen atau naproxen. Ketiga jenis obat penghilang rasa sakit ini biasanya dijual bebas tanpa resep dokter.

Baca dosis dan instruksi untuk digunakan pada paket dengan hati-hati sebelum mengambil obat penghilang rasa sakit. Pastikan obat itu aman dikonsumsi tanpa menimbulkan masalah baru. Karena walaupun dijual sesuka hati, berbagai obat penghilang rasa sakit dapat mencegah efek samping dari ringan hingga parah.

Bagi Anda yang pernah menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi atau diabetes di masa lalu, menggunakan analgesik dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jika sebelumnya Anda pernah menderita kondisi medis tertentu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum meminum obat apa pun.

2. Antihistamin
obat antivirus melawan flu
Mengkonsumsi antihistamin adalah cara lain untuk melawan flu. Obat flu ini dapat digunakan untuk meredakan gejala flu seperti mata berair, hidung dan tenggorokan gatal dan bersin.

Diphendramine adalah jenis antihistamin yang banyak digunakan di pasaran. Ingat, bagaimanapun, bahwa obat flu yang mengandung diphendramine dapat membuat Anda mengantuk.

Jika Anda ingin minum obat ini, jangan mengendarai kendaraan dan jangan menggunakan benda tajam atau mesin. Jika Anda terpaksa melakukannya, gunakan antihistamin non-mengantuk lainnya seperti fexofenadine, loratadine dan cetirizine.

Selain itu, sejumlah antihistamin juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu seperti antidepresan dan obat kejang. Penggunaan antihistamin, terutama benadryl, telah lama dikaitkan dengan risiko demensia. Jika Anda khawatir tentang efek samping ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum meminumnya.

3. dekongestan
minum obat flu
Hidung tersumbat, karena flu justru bisa membuat sulit bernafas. Kebanyakan orang percaya bahwa hidung tersumbat disebabkan oleh lendir di saluran hidung.

Faktanya, perasaan tersumbat disebabkan oleh pembuluh darah di sinus paranasal yang meradang yang menyebabkan pembengkakan saluran hidung. Itu sebabnya Anda sulit bernapas dengan bebas saat terserang flu.

Mengambil obat dekongestan adalah cara untuk mengobati flu dan hidung tersumbat karena peradangan. Obat flu ini membantu mengurangi pembengkakan saluran hidung dan produksi lendir. Dengan meminum obat ini, Anda bisa mengatasi gejala hidung tersumbat yang Anda rasakan.

Dekongestan tersedia dalam bentuk tablet, pil, sirup dan semprotan hidung. Efek samping ringan dari obat dekongestan termasuk pusing, pusing, mulut dan tenggorokan kering, sakit perut, sembelit dan gangguan tidur. Jantung berdebar dan tekanan darah tinggi adalah efek samping dekongestan lain yang harus dipertimbangkan terutama oleh orang-orang dengan tekanan darah tinggi. Jadi berhati-hatilah jika Anda ingin minum obat flu ini.

Baca instruksi pada paket dengan hati-hati sebelum meminum dekongestan. Minumlah obat ini sesuai dosis yang disarankan. Jangan mengurangi atau menggandakan dosis secara kebetulan.

4. Ekspektoran

Gumpalan lendir di hidung dan tenggorokan karena flu dapat menyebabkan gatal di tenggorokan dan batuk terus-menerus. Nah, obat flu meredakan batuk lendir, yang seringkali merupakan gejala flu.

Ekspektoran mengandung bahan aktif guaifenesin, yang bertanggung jawab untuk peningkatan jumlah air dalam tubuh dan penipisan lendir. Akibatnya, lendir meleleh, yang memudahkan eliminasi.

Seperti obat-obatan lain, obat dekongestan juga memiliki berbagai efek samping yang tidak bisa diremehkan, seperti pusing, sakit perut, ruam merah, dan alergi.

Obat flu dengan resep medis
Obat-obatan untuk mata peka terhadap cahaya
Dalam beberapa kasus, obat yang tidak diresepkan mungkin bukan pilihan terbaik untuk mengatasi flu berat. Anda membutuhkan antivirus untuk melawan virus.

Lima obat teratas adalah yang terbaik untuk menyembuhkan flu jika diminum dalam waktu 48 jam setelah timbulnya gejala. Aturan, dosis, dan lama minum obat antivirus berbeda untuk setiap orang. Obat yang diresepkan oleh dokter disesuaikan dengan usia dan kesehatan pasien.

Penting untuk dipahami bahwa obat antivirus berbeda dari antibiotik. Antivirus digunakan untuk mengobati infeksi virus sementara antibiotik digunakan untuk infeksi bakteri. Karena itu, antibiotik tidak bekerja melawan infeksi virus seperti pilek dan flu.

Penggunaan antibiotik dan antiviral yang tidak perlu dapat memengaruhi efektivitasnya.

Obat flu dengan bahan alami
Meskipun banyak obat flu tersedia secara bebas di pasaran, beberapa orang lebih suka menggunakan bahan-bahan alami karena lebih aman dan memiliki efek samping minimal.

Menurut National Institutes of Health di AS, bahan-bahan alami ini tidak menyembuhkan flu secara langsung. Sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa bahan-bahan alami dapat melawan virus flu.

Namun, para ahli percaya bahwa bahan aktif yang terkandung dalam beberapa tanaman obat hanya dapat membantu meringankan gejala flu seperti pereda hidung dan tenggorokan.

Berikut beberapa cara untuk melawan flu dengan bahan-bahan alami.

1. jahe
obat asam alami untuk perut
Manfaat jahe untuk kesehatan tidak perlu diragukan. Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengatasi mual dan batuk, yang seringkali merupakan gejala flu.

Faktanya, jahe mengandung zat antiinflamasi yang dapat mengendurkan jaringan saluran udara dan mengurangi intensitas batuk Anda.

Anda bisa mengubah jahe menjadi minuman panas untuk meredakan tenggorokan Anda. Caranya: Kupas 1 ruas jahe berukuran sedang lalu bungkus rata. Masak jahe sampai air mendidih. Tuang ke dalam cangkir dan tunggu panasnya sebelum diminum

Anda juga bisa menambahkan jus lemon atau satu sendok teh madu sesuka hati.

2. Sayang
madu subur
Jika Anda minum secangkir teh panas dengan madu dan lemon, Anda dapat meredakan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh flu.

Studi ini juga menemukan bahwa madu secara efektif mengurangi tidur. Bahkan, sifat-sifatnya mirip dengan antitusif yang mengandung dekstrometorfan dan diphenhydramine.

Namun, Anda sebaiknya tidak menggunakan madu untuk mengobati pilek pada anak di bawah usia 1 tahun. Karena madu mengandung spora bakteri Clostridium botulinum, yang dapat menyebabkan penyakit jika tertelan.

Garam ke-3
manfaat air garam untuk kesehatan mulut
Berkumur dengan air garam dapat membantu mengatasi tenggorokan gatal dan hidung tersumbat. Faktanya, garam dapat membantu mengurangi dan melarutkan lendir. Hasilnya, Anda bisa bernapas dengan mudah.

Anda bisa mencampur setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat. Lalu bilas mulut Anda ke kanan, ke kiri, lihat ke atas dan buang air kecil. Lakukan metode ini beberapa kali atau hingga kondisi Anda membaik.

Berbagai cara untuk menghadapi flu lain
Selain menggunakan obat-obatan dan bahan-bahan alami, ada beberapa cara untuk melawan flu yang bisa Anda coba di rumah.

Jika dilakukan dengan benar, beberapa metode mengobati flu dapat membantu meringankan gejala dan membantu Anda sembuh lebih cepat.

1. Istirahat yang cukup
Tidur mengurangi rasa sakit
Banyak orang sering meremehkan flu sebagai penyakit jinak dan mengabaikan aktivitas sehari-hari mereka. Meskipun hal ini memperpanjang penyebaran penyakit ke lingkungan, bekerja selama flu juga memperlambat proses penyembuhan Anda sendiri.

Jika Anda terserang flu, Anda harus beristirahat di rumah selama beberapa hari atau sampai kondisi Anda membaik. CDC merekomendasikan agar penderita kejang beristirahat di rumah setidaknya 24 jam setelah demam mereda. Jika Anda membutuhkan perawatan medis, Anda mungkin perlu waktu istirahat yang lebih lama.

Nikmati periode istirahat ini dengan banyak tidur. Tidur membantu meregenerasi sel yang rusak dan memperkuat daya tahan tubuh. Jika bosan, Anda dapat membaca buku, mendengarkan musik, bermain game.

2. Minumlah banyak air
Kadar air putih
Agar penyakit Anda sembuh dengan cepat, dokter biasanya menyarankan minum lebih banyak air. Ternyata, proposal ini bukan tanpa alasan. Minumlah banyak air untuk melawan flu alami.

Jika Anda terserang flu dan demam, tubuh Anda cenderung mengalami dehidrasi. Akibatnya, pertahanan tubuh terhadap kuman menjadi kurang optimal. Di sisi lain, gejala flu seperti demam, pilek atau diare mengurangi jumlah cairan dalam tubuh. Akibatnya, Anda lebih rentan terhadap dehidrasi, yang memperburuk kondisi Anda.

Minum cukup air sepanjang hari mencegah dehidrasi, melarutkan lendir, menyumbat hidung dan tenggorokan, dan mengurangi gejala terkait flu lainnya. Karena itu penting bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan cairan jika menderita flu.

Tidak ada indikasi pasti berapa banyak air yang harus Anda minum. Karena asupan cairan setiap orang bisa berbeda-beda. Selalu meminumnya setiap kali Anda haus.

3. Celupkan air panas
Rendam air panas
Mandi dengan air hangat dapat menjadi cara untuk melawan flu dengan cara yang efektif dan santai serta meringankan hidung.

Jangan terkejut. Dalam kasus flu, rongga hidung Anda biasanya diisi dengan lendir, yang mencegah Anda bernapas dengan bebas. Nah, uap panas yang Anda hirup selama sesi dapat membantu menghilangkannya saat mengeluarkan lendir yang menyumbat hidung Anda. Anda bisa bernafas lebih mudah.

Anda juga bisa menahan air panas di kolam besar. Kemudian letakkan kepala Anda di atas panggul untuk menghirup uapnya. Tutupi kepala Anda dengan handuk kecil agar airnya tidak cepat dingin dan uapnya tidak menyebar ke mana-mana.

Tutup mata Anda dan tarik napas panjang. Ulangi proses ini sampai pernapasan Anda rileks. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti peppermint atau eucalyptus.

4. Makan sup panas

Makan sup ayam hangat juga bisa menjadi cara yang efektif untuk melawan flu.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makan sup ayam panas dalam pilek atau flu mengurangi lubang hidung dengan mencairkan lendir yang menyumbat saluran udara. Diketahui juga bahwa menghirup sup mengurangi pembengkakan saluran pernapasan atas akibat virus influenza.

Selain sup, minuman panas seperti teh juga bisa meredakan gejala flu yang Anda rasakan. Menurut peneliti Cardiff University, minum teh panas dapat membantu mengatasi sakit tenggorokan dan penyumbatan pernapasan karena gejala flu.

Di sisi lain, itu juga membantu makan banyak atau mengonsumsi minuman panas untuk menjaga asupan cairan dalam tubuh dan mencegah dehidrasi.

5. Gunakan pelembab udara
Cara membersihkan pelembab udara
Aktivasi di ruangan ber-AC sangat keren. Tetapi berhati-hatilah. Jika Anda masuk angin, kondisi Anda mungkin lebih buruk jika Anda berada di ruangan ber-AC.

Bahkan, paparan angin yang berubah mengeringkan udara ruangan. Akibatnya, kuman penyebab flu lebih mudah untuk bereproduksi. Selain itu, udara kering memperburuk kondisi Anda karena menyebabkan mulut kering dan gatal di hidung dan tenggorokan.

Kabar baiknya adalah bahwa pelembab ruangan dapat membantu meningkatkan kelembaban di kamar Anda. Humidifier dapat membantu meringankan saluran pernapasan bagian atas, meredakan rasa gatal di hidung dan tenggorokan, dan mencegah mulut kering.

Namun, penggunaan pelembab sebaiknya tidak dihasilkan. Penggunaan pelembab yang berlebihan bisa membuat udara ruangan terlalu lembab. Jika udaranya terlalu lembab, jamur dan bakteri dapat berkembang biak dengan sangat mudah.

Selain itu, pastikan pelembab yang Anda miliki selalu dibersihkan secara teratur untuk mencegah tumbuhnya jamur. Jika Anda malas membersihkannya, bersiaplah untuk risiko infeksi pernapasan akibat perkembangbiakan bakteri dan jamur.

6. Tidur dengan bantal tambahan
Atasi skoliosis
Hidung tersumbat membuat tidur Anda tidak nyaman. Namun, Anda tidak perlu khawatir tidak cukup tidur saat masuk angin. Pastikan untuk meletakkan bantal tambahan di bawah kepala Anda sehingga posisi kepala Anda lebih tinggi dari tubuh Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here