PENTINGNYA MENGENAL FUNGSI PEMBULUH KAPILER PADA MANUSIA

0
417

Pembuluh kapiler ini adalah salah satu jenis pembuluh darah yang bisa ditemukan ke dalam sistem peredaran darah. Kharakteristik dari pembuluh darah kapiler adalah sebagai penghubung di antara venula dan arteriol, juga memiliki struktur dinding tipis, beserta ukuran diameternya jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan jenis pembuluh darah yang lainnya. Pembuluh ini juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan jaringan dan sel tubuh.

Fungsi Pembuluh Kapiler pada Manusia

Untuk mengenal lebih jauh tentang pembuluh kapiler, maka simak beberapa fungsinya dan sedikit penjelasannya di bawah ini:

  1. Bertugas untuk mengalirkan cairan penting dan darah ke dalam sirkulasi tubuh. Jadi, sama seperti sistem peredaran darah. Bahwa, selain jantung, pembuluh darah seperti kapiler, arteri, dan vena itu ikut terlibat didalamnya. Karena fungsi pembuluh kapiler adalah mengalirkan darah, beserta cairan penting ke dalam sirkulasi tubuh.
  2. Menghubungkan antara arteriol dengan venula. Karena dengan adanya pembuluh darah kapiler yang strukturnya tipis inilah kemudian bisa menjangkau semuanya. Ini beda sekali dengan pembuluh vena dan arteri. Dengan pembuluh inilah darah darai pembuluh arteri bisa dilewati oleh kapiler yang tersambung dengan vena. Selanjutnya, dari vena nanti darahnya akan dilanjutkan menuju ke jantung dan masuk ke dalam serambi kanan jantung.
  3. Memungkinkan terjadinya pertukaran CO2 dan O2 dalam organ paru-paru tubuh.
  4. Tempat pertukaran air, nutrisi, hormon, dan beberapa zat yang lainnya ke dalam sel tubuh.
  5. Menyerap makanan yang berada dalam usus halus.
  6. mendistribusikan metabolit (limbah) yang tidak dibutuhkan ke dalam organ ekskresi.
  7. Sebagai filtrasi untuk ginjal. Seperti yang diketahui, struktur ginjal ada yang memiliki nefron. Setiap nefron ada kapiler darah yang nantinya membentuk sebuah glomerulus ke dalam badan malphigi menjadi komponen penyaring. Tugas dari dinding kapiler glomerulus ini menjadi filtrasi plasma yang memiliki kandungan glukosa, garam, dll.

Sebagaimana pembuluh darah kapiler ini masuk ke dalam ginjal, termasuk dengan kapiler fenestrata yang punya pori-pori untuk filtrasi seperti dalam usus, namun fungsinya tidak sama. Darah yang diambil dari arteri renalis ini akan dialirkan menuju ke ginjal dan akan melintasi kapiler untuk membentuk vena renalis dan membawa darah menuju ke vena cava inferior.

Dari sinilah saat terjadi kelebihan garam, air, dan juga bahan buangan yang lainnya akan langsung diekskresikan menjadi urin. Selain hal itu, pembuluh darah kapiler ini tugasnya adalah untuk menyerap sekresi kalenjar. Jadi, sebenarnya kalenjar limfa itu adalah salah satu bagian sistem sirkulasi.

Saluran limfa akan mengalirkan cairan getah bening menuju ke dalam jaringan sekitarnya lewat pembuluh darah kapiler khusus ke dalam limfa yang memiliki kalenjar limfa didalamnya. Dari sinilah kalenjar limfa akan menghasilkan limfosit yang baik untuk tubuh lewat cairan limfa sebelum akhirnya dikembalikan ke dalam sirkulasi darah.

Yang tidak kalah penting dari pembuluh ini adalah bahwa kapiler limfa ini bisa mengangkut partikel besar, seperti protein yang keluar dari sistem jaringan tubuh. Proses yang seperti ini tidak bisa dilakukan kapiler darah menggunakan cara absorpsi. Dimana salah satu kapiler yang ada dalam sistem limfa disebut dengan kapiler sinusoid.

Sedangkan untuk kalenjar yang lain yang dihasilkan organ endokrin berperan penting dalam menghasilkan berbagai macam hormon yang baik untuk mengontrol fungsi tubuh. Sekresi yang berasal dari kalenjar ini nanti akan masuk ke dalam alirah darah lewat jaringan kalenjar termasuk masuk ke dalam pembuluh darah kapiler juga.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here