WASPADA ANEMIA PADA ANAK, DAPAT MENGHAMBAT PROSES PERTUMBUHAN

0
45

Penyakit anemia tidak hanya menyerang pada orang dewasa, tetapi penyakit ini bisa menyerang pada anak-anak. Penyakit anemia adalah kekurang darah pada tubuh manusia. Pada saat anak mengalami penyakit anemia, maka akan berdampak negatif terhadap tingkat pertumbuhan anak, pertumbuhannya akan terganggu sehingga tidak dapat maksimal. Anemia yang sering dialami oleh anak-anak yaitu kondisi tubuh yang kekurangan zat besi. Darah pada tubuh tidak dapat mengalirkan oksigen yang cukup ke seluruh bagian tubuh.

Anemia adalah kondisi jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah batas normal. Kondisi seperti ini bisa mengganggu kesehatan pada tubuh karena sel darah merah mengandung hemoglobin (Hb) yang terdapat protein yang mengantarkan oksigen ke seluruh sel-sel tubuh untuk tetapdapat bertahan hidup.

Banyak faktor penyebab anemia, anemia bisa di sebabkan oleh faktor keturunan dari orang tua (genetik), masalah gizi (kekurangan zat besi), infeksi dan karena racun.

Gejala anak terkena anemia (kurang darah)

Anda harus mengetahui tanda-tanda atau gejala anak terkena anemia sehingga pemberian pertolongan tidak terlambat. Beberapa gejala tersebut:

Tubuh terlihat pucat

Lemas

Mudah lelah

Mudah terinfeksi karena daya tahan tubuh lemah

Prestasi dan aktivitas di sekolah kurang baik

Segera hubungi dokter sebelum kondisinya semakin buruk dan bisa menghambat pertumbuhan anak.

Cara mencegah anemia pada anak

Solusi terbaik untuk menghindari anak dari anemia adalah membiasakan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang bernutrisi seimbang. Dibawah ini akan menjelaskan cara sehat supaya anak terhindar dari penyakit anemia dan berkembang dengan baik.

Tidak diperbolehkan memberikan susu sapi pada bayi sampai umur diatas satu tahun

Sebagai seorang ayah atau ibu anda harus mengetahui pengetahuan tentang pemberian susu sapi terhadap anak. Air susu ibu (ASI) memang memiliki kandungan zat besi yang rendah dibandingkan susu sapi, tetapi pencernaan pada bayi masih belum mampu menyerap zat besi yang di konsumsi dari susu sapi. Anak yang berusia di bawah 1 tahun belum mampu menyerap susu sapi yang memiliki zat besi justru dapat menurunkan jumlah zat besi yang terserap di usus

Tidak boleh mengonsumsi susu secara berlebihan

Anda sangat senang jika anak anda suka minum susu. Ada yang perlu diperhatikan saat memberikan susu pada anak, seringnya minum susu yang rendah zat besi bisa membuat anak kenyang. Saat anak sudah mulai kenyang, anak akan susah makan. Zat besi yang terbaik terdapat pada makanan dan minuman alami, terutama sayuran hijau seperti bayam.

Menjaga pola makan yang seimbang

Mengonsumsi biji-bijian dan makanan sereal dapat meningkatkan dan menambah zat besi dalam tubuh anak. Makanan yang mengandung zat besi terbaik terdapat pada daging segar, kentang, tomat dan kacang-kacangan. Anda dapat meningkatkan sumber zat besi selain asi atau memberikan anak yang lebih besar suplemen zat besi (konsultasi dengan dokter). Pastikan anak memperhatikan keseimbangan nutrisi anak sehingga anak anda dapat terhindar dari obesitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here